Prima MInechem Indonesia

Slope Protection

PENGENDALIAN EROSI LERENG

Concrete Canvas (Geokomposit Semen) untuk pengendalian erosi lereng dapat memberikan hingga 10 kali lebih cepat pemasangan daripada material tradisional lainnya, sehingga dapat mengurangi waktu pekerjaan di lokasi dan penutupan aset ketika pengerjaan. Tidak seperti metode tradisional, Concrete Canvas (Geokomposit Semen) tidak menghasilkan rebound, tidak membutuhkan tempat yang luas atau jalur khusus dan dapat dipasang di pada infrastruktur yang sensitif. Concrete Canvas (Geokomposit Semen) memiliki lima kali ketahanan lebih dari abrasi dibandingkan dengan beton OPC standar, memiliki ketahanan kimia yang sangat baik, tahan terhadap pelapukan yang baik dan tidak akan terdegradasi di UV. Concrete Canvas dapat menahan tumbuhnya vegetasi, sehingga mengurangi pemeliharaan dan biaya siklus hidup dan risiko Kesehatan & Keselamatan Kerja.

PERBANDINGAN CONCRETE CANVAS DENGAN SHOTCRETE

Shotcrete adalah campuran berbahan dasar semen yang diproyeksikan dengan kecepatan tinggi ke area permukaan penerima. Istilah “Shotcrete” sering merujuk secara khusus pada campuran basah di mana bubuk beton kering dicampur dengan air sebelum disemprotkan. Beton Semprot atau Shotcrete dapat digunakan pada permukaan miring atau permukaan yang tinggi dan pada permukaan yang tidak beraturan.

kECEPATAN

Concrete Canvas (Geokomposit Semen)  memberikan kecepatan hingga 3 kali lebih cepat dibandingkan dengan Shotcrete. Concrete Canvas dapat memberikan penghematan waktu berlipat ganda yang jauh lebih besar untuk kondisi lapangan dengan akses yang sulit/buruk.

MOBILISASI

Shotcrete membutuhkan peralatan pabrik yang besar dan rumit untuk dioperasikan dan memiliki biaya mobilisasi tinggi. Akibatnya biaya beton yang disemprotkan meningkat secara signifikan pada proyek-proyek yang lebih kecil.

AKSES

Shotcrete membutuhkan alat berat sehingga akses pada lokasi harus memadai, seringkali akses pada lokasi sangat sulit dijangkau menjadi permasalahan yang mengakibatkan biaya yang signifikan. Lokasi proyek stabilisasi dan perlindungan lereng biasanya memiliki akses yang sulit/buruk. Concrete Canvas (Geokomposit Semen) sebagai pengendalian erosi lereng dapat menjadi solusi pada kondisi tersebut karena tidak membutuhkan alat berat dan berbentuk gulungan sehingga dapat didisribusikan pada akses yang sulit.

REBOUND

Kerugian utama dari Shotcrete adalah kerusakan yang disebabkan oleh “pantulan” (beton yang memantul ketika disemprotkan/ditembakkan) yang dapat menambah biaya dan risiko yang signifikan, khususnya saat pemasangan pada lokasi yang memiliki infrastruktur yang sensitif seperti jalur kereta api dan pembangkit listrik. Concrete Canvas memiliki keunggulan atas shotcrete untuk proyek di dekat infrastruktur yang sensitif.

KEAHLIAN KHUSUS

Shotcrete memerlukan operator yang terlatih khusus dalam pemasangan. Concrete Canvas (Geokomposit Semen) dapat dipasang oleh pekerja yang berada di tempat dengan pelatihan minimal.

KERETAKAN

Shotcrete sangat  rentan retak dan terkelupas, terutama apabila digunakan pada permukaan yang rawan untuk bergerak. Serat fiber dalam Concrete Canvas (Geokomposit Semen) mencegah retakan menyebar dan memungkinkan material untuk berubah bentuk secara lokal untuk mengakomodasi sejumlah kecil gerakan. Retak dan terkelupas pada beton yang disemprotkan sering menyebabkan infiltrasi air dan pertumbuhan vegetasi yang mempercepat kerusakan.

Dapatkan Penawaran dan Konsultasi Sekarang